Go Green

GO GREEN! Hijaukan Bumi Kita !!

Go Green adalah tindakan penyelamatan bumi yang saat ini sudah mengalami kerusakan dan pemanasan global akibat dari ulah diri kita sendiri. Go Green dapat disebut pula dengan “Penghijauan Kembali”.

Go Green juga merupakan  salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seturuh Indonesia. Termasuk Kediri dan sekitarnya Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Ada pula yang mengatakan bahwa penghijauan kota adalah suatu usaha untuk menghijaukan kota dengan melaksanakan pengelolaan Taman-taman kota, taman-taman Iingkungan, jalur hijau dan sebagainya. Dalam hal mi penghijauan perkotaan merupakan kegiatan pengisian ruang terbuka di perkotaan. Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H1206 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Begitu peritingnya peranan tumbuhan di bumi ini dalarn menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota.

Peran dan Fungsi Go Green

Go Green berperan dan berfungsi (1) Sebagai paru-paru kota. Tanaman sebagai elemen hijau, pada pertumbuhannya menghasilkan zat asam (O2) yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan; (2) Sebagai pengatur lingkungan (mikro), vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk, nyaman dan segar; (3) Pencipta lingkungan hidup (ekologis); (4) Penyeimbangan alam (adaphis) merupakan pembentukan tempat-tempat hidup alam bagi satwa yang hidup di sekitarnya; (5) Perlindungan (protektif), terbadap kondisi fisik alami sekitarnya (angin kencang, terik matahari, gas atau debu-debu); (6) Keindahan (estetika); (7) Kesehatan (hygiene); (8) Rekreasi dan pendidikan (edukatif; (9) Sosial politik ekonomi. Ciptakan hutan kota Fungsi dan manfaat hutan antara lain untuk memberikan hasil, pencagaran flora dan fauna, pengendalian air tanah dan erosi, ameliorasi iklim. Jika hut:an tersebut berada di dalam kota fungsi dan manfaat hutan antara lain menciptakan ikIim mikro, engineering, arsitektural, estetika, modifikasi suhu, peresapan air hujan, perlindungan angin dan udara, pengendalian polusi udara, pengelolaan limbah dan memperkecil pantulan sinar matahari, pengendalian erosi tanah, mengurangi aliran permukaan, mengikat tanah. Konstruksi vegetasi dapat mengatur keseimbangan air dengan cara intersepsi, infiltrasi, evaporasi dan transpirasi. Dengan demikian penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota perlu ditingkatkan secara konseptual meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan dengan mempertimbangkan aspek estetika, pelestarian lingkungan dan fungsional. Pelaksanaan harus sesuai dengan perencanaan begitu pula pemeliharaan harus dilakukan secara terus-menerus.

Manfaat terlaksananya Go Green

  1. Penghijauan Untuk Mencegah Banjir

Penghijauan dapat mengembalikan fungsi daerah resapan air di dalam kota. Daerah resapan air bisa berupa lapangan bola, taman kota dan hutan kota. Memelihara kawasan resapan air tersebut merupakan aksi nyata gerakan penghijauan. Manfaat penghijauan di kawasan ini adalah mengurangi debit atau limpasan air saat musim hujan karena meresap ke dalam tanah dengan mudah. Upaya ini adalah cara untuk mencegah terjadinya banjir perkotaan akibat pengurangan jumlah daerah resapan air.

  1. Menjaga kualitas air tanah

Semakin banyak zona hijau dalam satu kota maka kualitas air tanah semakin baik. Penghijauan sangat penting untuk mempertahankan zona hijau di dalam kota. Ketidakseimbangan proporsi luas lahan hijau dan zona terbangun akan merusak kualitas air tanah. Limbah yang meresap ke dalam tanah akan merusak kualitas air tanah sehingga berdampak pada kesehatan apabila air ini kembali di konsumsi masyarakat.

  1. Melindungi satwa / edhapis

Lingkungan hijau seperti hutan kota menjadi habitat bagi satwa seperti burung langka di kota. Penghijauan untuk hutan kota akan menyelamatkan populasi satwa langka yang berperan dalam sistem ekologi lingkungan.

4. Mengurangi polusi udara

Penghijauan pada koridor jalan juga berfungsi mengurangi polutan yang terbuang di udara. Tajuk pohon berfungsi membersihkan partikel padat seperti timbal dan akan menempel pada ranting dan batang pohon.

  1. Mengurangi Dampak Hujan Asal

Polusi kendaraan dan pabrik berdampak buruk terhadap kualitas udara. Untuk mereduksi limbah polusi yang dilepas ke udara, dibutuhkan pepohonan untuk menyerap gas CO2 yang telah bercampur sulfur tersebut. Pepohonan akan mengurangi dampak pembuangan polutan agar udara yang dihirup lebih bersih.

  1. Pengontrol Iklim
    Tanaman dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi manusia, khususnya pada daerah yang beriklim  tropis maupun subtropis. Pada daerah subtropis, dedaunan akan berguguran agar cahaya matahari dapat menyinari bangunan. Pada daerah yang beriklim tropis, pepohonan berdaun lebat berfungsi mengurangi efek langsung sinar matahari.
  2. Mengurangi partikel debu

Pepohonan juga berfungsi menurunkan kadar partikel debu.Menurut pengamatan Bianpoem (1997) pohon dengan luas 300×400 m2 dapat menurunkan kadar partikel debu dari 7.000 partikel/liter menjadi 4.000 partikel/liter.

  1. Mencegah Efek Rumah Kaca

Selain mengurangi partikel debu, pepohonan juga mengurangi efek rumah kaca.Efek rumah kaca adalah penumpukan gas CO2 pada atmosfer yang menyebabkan bolongnya atmosfer, tapi pohon dapat mencegahnya karena hutan dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2.

  1. Mempertegas arah jalan

Penghijauan di koridor jalan kota berfungsi memperjelas arah jalan, terutama daerah yang dipadati banyak bangunan. Keberadaan pohon bermanfaat bagi pengendara sebagai penanda arah untuk mencapai lokasi tujuan.

  1. Manfaat Ekonomi (Gedung Perkantoran)

Penghijauan alami dengan menanam banyak pohon di sekitar gedung perkantoran akan biaya pemakaian AC dalam satu bangunan. Biaya operasional perawatan AC akan memakan banyak biaya, dibandingkan pemeliharaan pohon peneduh.

11.  Melindungi Pejalan Kaki dan Pesepeda

Pejalan kaki tentu akan senang berkeliling kota dengan bersepeda atau berjalan kaki apabila sepanjang jalan terdapat pohon-pohon peneduh. Selain papan tunjuk untuk jalur pesepeda, penyediaan zona hijau berperan mengurangi jumlah pengendara bermotor di jalan raya.

  1. Suplai Pupuk Alam

Dedaunan yang berguguran di jalan maupun di tanah dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos untuk tanaman lain dan tentu bebas dari bahan kimia. Daun yang jatuh ke tanah cukup dibiarkan membusuk dan menyatu dengan tanah, cara ini lebih alami dibandingkan pembakaran sampah pohon.

  1. Berkebun di Rumah Sendiri

Penghijauan juga dapat dilakukan di lahan yang sempit atau bahkan di rumah yang tidak memiliki lahan kosong. Penghijauan pada rumah tanpa lahan bisa dilakukan di dinding rumah atau balkon rumah. Tanaman yang dipilih misalnya sayur-sayuran atau obat herbal yang tidak membutuhkan media tanam terlalu besar.

  1. Pengontrol Pemandangan

Pepohonan dapat menyamarkan bentuk bangunan yang terkesan kaku dan tidak memiliki nilai estetika. Bangunan yang memiliki pepohonan akan terlihat lebih humanis dan menyehatkan mata.

 

Berikut langkah nyata yang diharapkan dapat diterapkan untuk melaksanakan GO GREEN ini antara lain:

  • Tidak membuang sampah sembarang tempat
  • Penggunaan air bersih seperlunya
  • Tanamlah minimal satu pohon untuk setiap orang
  • Gunakan kertas secara maksimal dengan cara memanfaatkan kedua sisinya
  • Hematlah pemakaian listrik seefisien mungkin
  • Penggunaan transportasi massal seperti busway, bus, angkot  sangat dianjurkan,
  • Menggunakan transportasi yang bebas emisi gas seperti motor listrik dan sepeda,
  • atau bahkan jalan kaki
  • Jangan merokok, selain berguna untuk kesehatan juga mengurangi emisi gas di udara
  • Memilah sampah, daur ulang yang dapat dimanfaatkan kembali
  • Menghemat air dan sabun saat cuci tangan.
  • Melakukan pengomposan di rumah.
  • Daur ulang sampah.

 

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Go Green merupakan salah satu cara mudah menyelamatkan lingkungan. Mempertahankan zona hijau dengan melakukan penghijauan/ gerakan hijau akan memperbaiki kualitas lingkungan dan kehidupan mahluk hidup. Dengan cara melakukan hal-hal diatas.